Berita

Selain Transfer Uang Pastikan Anda Cermat Mengatur Finansial!

 01 February 2019

Di zaman modern ini, transfer uang sudah menjadi kegiatan yang dilakukan setiap orang. Tak hanya transfer uang untuk memberikan uang kepada keluarga, tapi sering juga Anda melakukan transaksi belanja online yang mengharuskan untuk melakukan transfer. Setelah dipikir-pikir, transfer uang itu bisa dibilang kegiatan yang boros, karena tentunya Anda mengeluarkan uang dari simpanan. Teknologi online yang ada saat ini, juga memudahkan orang untuk melakukannya tanpa harus menempuh jarak jauh. Sebenarnya, Anda boleh saja melakukan transfer uang tetapi harus ingat bahwa mengatur finansial juga hal yang penting. Inilah cara untuk melakukannya!

 

 

1. Kurangi Gaya Hidup Tinggi

 

Keinginan berbelanja bisa menjadi salah satu faktor Anda harus transfer uang dan gagal mengatur finansial. Sebenarnya sah saja jika Anda ingin memenuhi keinginan berbelanja, tetapi perlu diingat bahwa Anda harus berbelanja sesuatu yang sesuai dengan kemampuan. Hindari belanja terlalu berlebihan, dan jangan sampai kegiatan belanja jadi merusak pengelolaan finansial Anda. Sebagai tips, setiap bulannya Anda bisa menyisakan 10% uang gaji untuk berbelanja. Dengan syarat, Anda tidak boleh mengambil uang lainnya, jika uang tersebut habis. Jadi, pastikan Anda belanja sesuai dana yang telah disiapkan sebelumnya.

 

 

2. Hindari Hutang Konsumtif

 

Selain transfer uang, tak sedikit masyarakat sekarang yang rela berhutang karena tuntutan gaya hidup. Banyak dari mereka yang tanpa berpikir panjang melakukan hutang konsumtif, tanpa mempersoalkan bunga yang tinggi dan bagaimana pembayaran tagihannya. Padahal dengan melakukan hal tersebut, tentu akan menyulitkan diri Anda saat nanti jatuh tempo. Saat Anda melakukan hutang besar, lalu tak mampu membayar maka jumlahnya akan semakin besar. Ke depannya, hal ini bisa berujung dengan penjualan aset untuk melunasi hutang tersebut.

 

 

3. Transfer Uang dengan Bijak

 

Dengan perkembangan zaman saat ini, pengiriman uang menjadi kegiatan yang mudah dilakukan. Di satu sisi, hal ini tentu membantu masyarakat di kehidupan sehari-hari namun di lain sisi juga menjadi bumerang. Tak jarang, Anda akan lebih mudah belanja apapun, saat transfer uang menjadi hal yang tak sulit dilakukan. Saking seringnya mengirim uang, Anda jadi lupa untuk menabung untuk masa depan bahkan menghindari investasi. Sebagai tips agar tidak terus menjadi seperti ini, Anda bisa mulai menyisihkan 30% gaji untuk ditabung atau diinvestasikan. Lakukan hal ini secara konsisten, karena ke depannya pasti akan memberikan keuntungan untuk Anda.

 

 

4. Cari Tambahan Penghasilan

 

Tidak hanya terus - terusan mentransfer uang, tapi Anda juga harus tau bagaimana mengganti uang yang ditransfer tersebut. Mencari penghasilan tambahan, bisa menjadi solusi. Anda bisa menekuni hobi di waktu senggang, lalu hasilnya Anda jual. Misalnya, Anda hobi untuk membuat kerajinan tangan seperti kalung, gelap atau Anda jago masak dan pandai membuat kue. Kembangkan potensi Anda, karena hal tersebut bisa menghasilkan uang. Anda bisa menjualnya secara offline ataupun online. Jika Anda menjualnya secara offline, tentu akan mendapatkan bayaran dengan uang tunai. Nah, jika uang tersebut Anda ingin berikan kepada keluarga atau rekan, tak perlu jauh ke bank, Anda cukup datang ke Alfamart untuk mengirim uang secara tunai dengan jasa remittance dari TrueMoney.  Lihat cara lengkapnya di sini, ya.

 

Setelah tahu cara-cara di atas, pastikan Anda lebih bijak dalam mengatur finansial, ya!