Berita

TrueMoney Gandeng Pemilik Warteg dan Penjual Kopi Keliling jadi Agen

PT Witami Tunai Mandiri sebuah perusahaan yang memiliki produk e-money dengan nama TrueMoney optimistis tahun ini bisa melebarkan jangkauan bisnisnya dengan penambahan jumlah agen hingga 33 ribu agen.

Anak usaha dari Charoen Pokphand Group ini telah hadir di Indonesia sejak 2015. Hingga kini jumlah agen yang tergabung dengan TrueMoney sudah mencapai 11 ribu yang tersebar di 10 kota di Indonesia.

Menurut Head of Product Management TrueMoney, Rio Da Cunha, di tahun sebelumnya jumlah agen TrueMoney sekitar 12 ribuan. Namun beberapa waktu lalu mereka melakukan filterisasi agen yang tidak aktif.

"Jadi turun karena kita filter agen yang produktif. Ada banyak yang tidak aktif transaksi. Mereka membebani si enggak sebenarnya, tapi kita ingin produktif," tuturnya di Grand Rubina Business Park, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Kini TrueMoney mensyaratkan para agennya agar minimal bisa melayani transaksi sekitar 200an transaksi. Hal itu agar para agen aktif melayani transaksi masyarakat dengan TrueMoney.

Para agen TrueMoney terdiri dari berbagai macam profesi masyarakat menengah ke bawah, mulai dari konter pulsa, agen individual, toko kelontong, pemilik warteg, hingga penjual kopi keliling.

"Sebanyak 50% agen kita itu toko pulsa. Sisanya toko kelontong, individual. Sementara yang warteg dan penjual kopi keliling ada tapi masih sedikit," terangnya.

Menurut Rio agen TrueMoney memang cukup cocok untuk penjual kopi keliling. Sebab agen TrueMoney bisa melayani masyarakat yang ingin top up listrik, pulsa, internet, bayar PDAM hingga BPJS Kesehatan.

Untuk menjadi agen TrueMoney juga tidak sulit. Hanya membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 2 juta. Dari uang pendaftaran tersebut Rp 1,7 juta akan menjadi stock saldo, sementara sisanya Rp 300 ribu untuk security deposit.

"Jadi Rp 300 ribu itu juga akan kita kembalikan jika dia tidak menjadi agen lagi. Dan mesin EDC kita pinjamkan, tidak ada biaya sewa," tambahnya.

Para agen juga akan mendapatkan margin profit sekitar 50-70% dari margin keuntungan total transaksi. Sisanya sebagai margin keuntungan perusahaan.

"Untuk keuntungan agen kita kasih kisaran itu tergantung dari kinerja agennya. Tapi kalau ada program kadang mereka bisa dapat 90%," tukas Rio.

Dari total agen TrueMoney saat ini ada yang bisa mendapatkan transaksi hingga 4 ribu transaksi per bulannya. Menurut Rio agen yang paling berprestasi itu bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 50 hingga Rp 100 juta per bulan.

"Karena marginnya besar tergantung dari pembayarannya. Seperti BPJS itu kan besar," ujarnya.

Tahun ini pihaknya menargetkan adanya penambahan jumlah sebanyak 3 kali lipat. Sehingga total agen TrueMoney hingga akhir tahun mencapai 33 ribu.

Sekadar informasi, TrueMoney merupakan alat pembayaran elektronik yang menggunakan sebuah kartu yang terhubung dengan aplikasi smartphone. Selain bisa untuk membayar layanan masyarakat, TrueMoney juga bisa untuk berbelanja dibeberapa merchant seperti Alfamart, Bebek Kaleo dan XTrans.

Sumber : Detik Finance